KEJOBONG — Pada Senin pagi, 1 Juni 2026 momentum bersejarah dan sarat prestasi terjadi di lapangan SMK Negeri 1 Kejobong dalam rangka Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang dirangkaikan dengan apresiasi gemilang bagi para pendekar juara Pencak Silat sekolah, serta pelepasan akbar ratusan siswa kelas 11 menuju dunia industri. Bapak Ria Prabangkara, S.Pd. selaku Pembina Upacara menyampaikan bahwa upacara hari ini tidak hanya sekadar ritual seremonial, melainkan menjadi panggung akbar apresiasi prestasi dan kesiapan masa depan bagi seluruh siswa.
Amanat Pembina Upacara: Membumikan Teks BPIP, Menaklukkan Industri, dan Menjaga Diri
Dalam amanatnya yang menggugah semangat, Bapak Ria Prabangkara menyampaikan dua resonansi besar. Pertama, beliau membacakan pidato resmi dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.
Melalui teks tersebut, disampaikan bahwa Pancasila harus menjadi bintang penuntun dan jangkar moral bangsa dalam menghadapi tantangan global seperti disrupsi teknologi. Generasi muda secara khusus diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai living ideology—ideologi yang hidup dan dipraktikkan nyata, bukan sekadar hiasan dinding atau teks sejarah.
Memasuki poin kedua, suasana semakin intens saat beliau memberikan pembekalan khusus untuk para peserta PKL kelas 11 yang akan segera berangkat. Secara khusus, Bapak Ria memberikan wejangan mendalam mengenai pentingnya menjaga diri selama berada di dunia industri:
“Anak-anakku sekalian, di tempat PKL nanti, kalian adalah cerminan dari SMK Negeri 1 Kejobong. Pegang teguh integritas, disiplin, dan etika kerja yang selaras dengan nilai Pancasila. Namun yang tidak kalah penting, jaga diri kalian baik-baik. Jaga keselamatan kerja (K3), jaga kesehatan fisik dan mental, serta bentengi diri dari lingkungan pergaulan yang tidak produktif. Berangkatlah dengan kepala tegak, pulanglah dengan membawa sejuta pengalaman dan prestasi!” tegas Bapak Ria disambut riuh semangat para siswa.
Gema Prestasi: Apresiasi Luar Biasa untuk Pendekar Skansake
Sebelum prosesi pelepasan PKL dimulai, lapangan upacara bergemuruh oleh tepuk tangan apresiasi. Pihak sekolah secara resmi mengadakan prosesi penyerahan piala dan tanda penghargaan kepada para siswa berprestasi yang berhasil menyabet gelar Juara Pencak Silat. Penyerahan piala dilakukan langsung oleh Pembina Upacara didampingi jajaran manajemen sekolah. Apresiasi ini menjadi bukti nyata bahwa SMK Negeri 1 Kejobong terus berkomitmen melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademis dan vokasional, tetapi juga tangguh, berkarakter, dan berprestasi di bidang olahraga prestasi. (Informasi lengkap mengenai nama jawara dan detail perolehan medali pada kejuaraan ini telah dimuat pada artikel publikasi sebelumnya).
Pelepasan Simbolis Lima Jurusan Unggulan
Suasana haru sekaligus bangga memuncak saat para Kepala Jurusan menyerahkan bendera pataka jurusan kepada perwakilan siswa sebagai simbolis pelepasan resmi menuju dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
TJKT (Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi) – Siap mengudara menguasai arsitektur digital.
TKR (Teknik Kendaraan Ringan) – Siap memacu adrenalin di industri otomotif roda empat.
AKL (Akuntansi dan Keuangan Lembaga) – Siap presisi mengelola akurasi finansial modern.
DKV (Desain Komunikasi Visual) – Siap mewarnai industri kreatif lewat visual tanpa batas.
TSM (Teknik Sepeda Motor) – Siap melesat dengan keahlian mekanik roda dua yang andal.
Lantunan doa bersama menjadi penutup yang syahdu, mengiringi tekad bulat para siswa kelas 11 untuk berjuang, belajar, dan mengukir cerita sukses di luar dinding sekolah. Selamat berjuang, sang surya-surya muda SMKN 1 Kejobong!
SMKN 1 Kejobong Unggul, Berkarakter, Kompeten!
Editor: Nurhamdiyah, S.Pd