Kejobong – Dalam upaya memperkuat keselarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja (Link and Match), Konsentrasi Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL) SMK Negeri 1 Kejobong sukses menyelenggarakan kegiatan Guru Tamu pada Selasa, 26 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para peserta didik kelas 11 Akuntansi 1 dan Akuntansi 2 bertempat di aula/ruang pertemuan sekolah.
Program Guru Tamu kali ini menghadirkan narasumber terpercaya dari praktisi industri keuangan nasional, yaitu Bapak Mukhamad Fuad Salim yang merupakan perwakilan dari Adira Finance Purwokerto. Kedatangan praktisi ke sekolah ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata mengenai ekosistem kerja, perkembangan teknologi keuangan, serta standarisasi kompetensi yang dibutuhkan di sektor industri jasa keuangan masa kini.
Menanamkan Nilai Integritas di Sektor Keuangan
Dalam pemaparannya, Bapak Mukhamad Fuad Salim tidak hanya mengupas tuntas aspek teknis operasional finansial dan administrasi pembiayaan, namun juga memberikan penekanan mendalam pada aspek pembentukan karakter (soft skills). Beliau menegaskan bahwa dunia industri, khususnya bidang keuangan dan akuntansi, menuntut kualifikasi moral yang sangat ketat dari calon tenaga kerja.
“Kompetensi akademis dan keahlian menghitung memang krusial, namun pondasi paling utama bagi seorang profesional di bidang keuangan adalah integritas dan kejujuran. Dunia industri membutuhkan generasi muda yang memiliki akuntabilitas tinggi dan komitmen moral yang kuat,” ujar Bapak Mukhamad Fuad Salim di hadapan para peserta didik AKL.
Melalui materi tersebut, para siswa diajak untuk memahami bahwa nilai kejujuran yang selama ini dipupuk di lingkungan sekolah melalui pembiasaan budaya kerja, akan menjadi modal terbesar mereka saat terjun dan bersaing di dunia kerja yang sesungguhnya.
Komitmen Tingkatkan Mutu Lulusan Vokasi
Kepala Program Keahlian AKL SMKN 1 Kejobong menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak Adira Finance Purwokerto atas ilmu, wawasan, serta motivasi berharga yang telah dibagikan kepada para siswa. Program Guru Tamu seperti ini dipandang sebagai langkah strategis untuk mengikis kesenjangan (gap) antara teori di kelas dengan dinamika riil di lapangan.
Melalui sinergi yang terus terjalin erat dengan berbagai mitra Industri Dunia Usaha dan Dunia Kerja (IDUKA), SMK Negeri 1 Kejobong berkomitmen untuk terus mencetak lulusan vokasi yang tidak hanya terampil dan kompeten secara keahlian, tetapi juga berkarakter luhur, berdisiplin tinggi, serta siap kerja.
SMK Bisa, SMK Hebat, Siap Kerja, Santun, Kreatif, Inovatif!